Ketua DPRD : Ini Sejarah Baru Bangsa Indonesia

0
160
PERESMIAN TOL. Presiden Jokowi menandatangani prasasti peremian tol yang disaksikan Gubernur Ganjar Pranowo, Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi di Kali Kutho, Kendal.(Foto: Rahmat YW)

KENDAL – Sebagaimana harapan masyarakat Jawa Tengah pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya, akhirnya trans Jawa dari Merak (Banten) sampai Pasuruan (Jatim) sudah tersambung. Ini ditandai dengan peresmian tiga proyek tol yakni Pemalang-Batang, Batang-Semarang dan Salatiga-Kartasura oleh Presiden Jokowi, Kamis (20/12/2018).

Peresmian tiga seksi tol itu dilakukan di dekat jembatan Kali Kutho, perbatasan Kendal-Batang. Dalam peresmian itu turut disaksikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirut PT Jasa Marga Desy Arryani, Gubernur Ganjar Pranowo, Pangdam IV Diponegoro, Kapolda, Ketua DPRD Jateng Dr Rukma Setyabudi.

Seluruh elemen dan masyarakat sekitar yang hadir di tempat itu telah menjadi saksi proyek nasional yang sudah dimulai pada 2015. Ketua DPRD Dr Rukma terlihat bahagia melihat Presiden Jokowi memencet sirine serta penandatanganan prasasti peresmian ketiga jalan tol.

“Berbahagia sekali akhirnya tol Pemalang-Batang, Batang-Semarang, dan Salatiga-Solo bisa tersambung dan digunakan oleh masyarakat luas. Ini sejarah baru bagi bangsa Indinesia,” ungkapnya.

Presiden Jokowi beserta rombongan terlebih dulu melakukan roadshow di ruas tol wilayah Jawa Timur. Titik pertama peresmian berada di Jombang, Jawa Timur. Terdapat empat jalan tol yang diresmikan, yaitu Ngawi-Kertosono Seksi Wilangan-Kertosono, Gempol-Pasuruan Seksi Pasuruan-Grati, Surabaya-Gempol Seksi Relokasi Porong-Gempol, Jombang-Mojokerto Seksi Bandar-Kertosono, dan Pemalang-Batang.

Pada pukul 14.00, tiba di lokasi peresmian. Terlebih dulu Menteri PU PR Basuki Hadimuljono membacakan laporan perihal pembangunan tol Trans Jawa.

“Kami meminta Bapak Presiden untuk meresmikan tol. Dan pada 2015-2018, akhirnya tol sepanjang 616 kilometer sudah tersambung,” ucapnya.

Sementara dalam sambutannya, Presiden menyatakan, dengan adanya tol bisa memberikan kepada masyarakat untuk memilih dalam mobilitas setiap harinya.

“Mau pilih menggunakan tol, silakan, jalan nasional silakan. Tol sekarang sudah tersambung semuanya,” ucapnya.

Ada beberapa keuntungan adanya tol. Disebutkannya, tol mempermudah mobilitas orang, barang bisa lebih cepat, mudah dan murah. Bahkan bisa menghubungkan kawasan-kawasan industri, pelabuhan. Semua itu untuk mendorong investasi bisa berkembang.

“Bila investasi berkembang, maka bisa membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran. Tidak hanya itu, kawasan wisata yang dilalui tol bisa berkembang dan dikembangkan agar perekonomian sekitar bisa maju,” ucanya.(wartalegislatif/rahmat/priyanto)

160 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY