Wedangan TVRI : Kinerja DPRD Dapat Apresiasi Semua Kalangan

0
116
JADI TERBAIK. Sekretaris DPRD Ign Indra Surya (kiri), Ketua DPRD Rukma Setyabudi menjadi pembicara dalam Capaian Kinerja DPRD dalam Wedanga TVRI Jateng.(Foto: Rahmay YW)

​DEMAK – Ketua DPRD Jateng Dr Rukma Setyabudi dinilai telah berhasil membangun dan memotivasi sebuah kesadaran  akan pentingnya seorang pejabat negara menyusun Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). Keberhasilan itu berupa mengajak 100 anggota DPRD Jateng menyusun LHKPN. Penilaian itu disampaikan oleh anggota Komisi Informasi (KI) Jateng Ahmad Zaenal Petir saat menjadi pembicara dalam acara Wedangan yang disiarkan Stasiun TVRI Jateng, Rabu (12/12/12).

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi bagi Bapak Rukma. Penyusunan LHKPN tidaklah mudah, apalagi diikuti oleh 100 anggota DPRD. Dengan demikian Ketua DPRD telah membangun sebuah kepatuhan pada undang-undang,” ungkapnya.

Pengajar Undip Yuwanto PhD pun, kepatuhan pada LHKPN merupakan salah satu konsep dari Parlemen Modern. Ada tiga poin penonjolan dari konsep itu yakni transparansi, representasi dan pemanfaatan teknologi informasi.

“LHKPN itu bagian dari bentuk transparansi. Lembaga DPRD yang dipimpin Dr Rukma Setyabudi mampu mewujudkan diri sebagai lembaga negara yang transparan dan akuntabel,” ungkapnya.

Kedua pembicara tersebut mengomentari dari capaian kinerja DPRD Jateng. Pada penghujung 2018 ini, DPRD Jateng menerima penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai satu-satunya institusi wakil rakyat di Indonesia yang taat menyusun LHKPN bersama Pemprov Jateng.
Kepada Prie GS yang memandu acara tersebut, Dr Rukma mengungkapkan, tidak mudah membangun dan memotivasi anggota DPRD untuk membuat LHKPN. Dirinya tidak sekali dua kali untuk terus mengingatkan pentingnya pelaporan harta kekayaan. Pada saat penyusunan tata tertib, dia meminta ada klausul yang mewajibkan penyusunan LHKPN. Bahkan, dia telah mewajibkan 100 anggota DPRD untuk ikut bimbingan teknis integritas supaya muncul tunas-tunas integritas.

“Saya terus mengawal setiap penyusunan LHKPN. Kepada Sekretaris DPRD pun saya meminta laporan siapa yang sudah dan belum membuat LHKPN,” ucapnya.
Sekretaris DPRD Drs Ign Indra Surya menyatakan membangun tunas integritas telah dilakukan sejak 2016. Pada 11 Februari 2016 menerima penghargaan dari CEPP FISIP UI kepada DPRD Jateng sebagai inisiator pertama membangun DPRD modern dan terbuka di Indonesia. Pada 5 Desember 2018 menerima penghargaan dari KPK sebagai penyelenggara LHKPN di Indonesia. Bagi Rukma, penghargaan yang diterima DPRD Jateng menjadi pelecut untuk terus berkiprah dan mengoptimalkan peran kedewanan kepada masyarakat.(wartalegislatif/rahmat/priyanto)

116 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY